Puluhan Santri Pondok Pesantren di Kendari Dilarikan ke RS Akibat Keracunan Massal

PROHABA.CO, KENDARI – Sebanyak 60 santri di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga keracunan usai menyantap makanan yang dimasak di dapur pondok pesantren (ponpes). 

Puluhan santri itu mengalami gejala yang sama yakni muntah hingga demam. Insiden keracunan makanan yang menimpa puluhan santri di Kota Kendari tersebut terjadi pada Minggu (11/1/2026). 

Peristiwa ini terjadi di salah satu pondok pesantren yang berlokasi di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu.

Para santri yang mengalami gejala keracunan segera dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan di Kendari untuk mendapatkan penanganan medis. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan kejadian tersebut.

Ia menjelaskan bahwa para korban telah dievakuasi ke berbagai rumah sakit dan puskesmas. Rinciannya, 10 orang dirawat di RS Bhayangkara, 16 orang di RSUD Abunawas, 10 orang di Puskesmas Puuwatu, 9 orang di RS Antero Hamra, sementara 15 orang lainnya masih dirawat di pondok pesantren.

Pihak kepolisian segera menurunkan tim untuk melakukan pengecekan awal di lokasi kejadian di lokasi. Dari hasil pemeriksaan Unit II Tipidter Polresta Kendari, ditemukan bahwa kondisi dapur tempat pengolahan makanan santri jauh dari standar higiene dan sanitasi.

Temuan ini menjadi indikasi awal penyebab terjadinya keracunan massal tersebut. Kasus ini menyoroti pentingnya penerapan standar kebersihan dan sanitasi di lingkungan pendidikan, khususnya pondok pesantren yang menampung banyak santri.

Jarak Polres Kendari dengan Jalan Chairil Anwar sekira 5,2 kilometer (km), waktu tempuh 10 menit berkendara motor atau mobil. Markas polisi ini berada di Jalan DI Panjaitan No 1, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua. 

Sumber: https://prohaba.tribunnews.com/nusantara/46143/puluhan-santri-pondok-pesantren-di-kendari-dilarikan-ke-rs-akibat-keracunan-massal