Arief Rosyid Pasang Badan untuk Bahlil: Jangankan Benar, Salah Pun Harus Kita Bela

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Muhammad Arief Rosyid Hasan, pasang badan membela Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dari berbagai isu yang belakangan beredar. Arief menegaskan, isu-isu yang menyerang Bahlil menurutnya tidak berdasar.

“Menurut saya sih isu-isu yang ada di luar itu ya enggak ada apinya. Apa yang dilakukan oleh kanda Bahlil Lahadalia itu menjaga presiden dan dia adalah benteng,” ujar Arief, dikutip pada Minggu (4/1/2026).

Ia menekankan kedekatan relasi antara Presiden Prabowo Subianto dan Bahlil tidak bisa dipisahkan. Apalagi jika dilihat dari peran strategis Bahlil di pemerintahan.

“Ya makanya kan bagaimana eratnya relasi antara presiden dan dia. Beliau itu sehari bisa tiga kali sama presiden,” katanya. Bahkan, Arief menyebut Bahlil sebagai sosok menteri yang memiliki akses komunikasi sangat dekat dengan Presiden.

“Kalau beliau telepon presiden, mungkin satu-satunya menteri yang manggilkan kanda Presiden ya Bahlil Lahadalia,” sebutnya. Namun, Arief menepis anggapan bahwa kedekatan dengan kekuasaan dimanfaatkan Bahlil untuk kepentingan pribadi.

“Tapi apakah kekuasaan itu dipacu untuk memperkaya dirinya?” ucap Arief mempertanyakan. Ia justru menegaskan bahwa gaya hidup Bahlil tetap sederhana meskipun dikelilingi fasilitas mewah.

“Saya tiap makan siang rasa-rasanya makanan itu enggak pernah berubah. Papeda aja sama ikan kuah kulit,” ungkapnya. Dikatakan Arief, Bahlil bisa saja menikmati fasilitas mewah jika mau, namun memilih tetap hidup apa adanya. 

“Kalau dia mau makan di Jepang yang paling mahal itu dia bisa aja, tapi hidupnya enggak berubah,” imbuhnya. Arief juga menyinggung momen yang sempat viral di media sosial, saat Bahlil terlihat makan sederhana di luar gedung.

“Terakhir itu yang viral itu mungkin ya yang kita nyanyi sama pengamen itu. Dia minta, ‘Rif, saya enggak mau makan di dalam gedung, kita keluar aja tuh makan mie Aceh’,” Arief menuturkan.

Wakil Ketua Umum Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), organisasi sayap pemuda Partai Golkar itu menilai sikap tersebut menunjukkan Bahlil tetap membumi meski kini menjabat posisi strategis.

“Dia tuh masih bisa ngemper kayak kita. Jadi setinggi apa pun dia, ini dapat ketua umum Golkar dan menteri ESDM, sampai akhirnya saya lihat dia enggak berubah,” tegas Arief.

Lebih jauh, Arief mengaitkan sikapnya membela Bahlil dengan latar belakang aktivisme yang sama. “Dengan segala kerendahan hati ya itu kenapa saya juga bilang, saya orang yang selalu keliling ke keluarga besar, ya utamanya HMI,” terangnya.

“Selama darahnya masih aktivis, apalagi warnanya sama-sama kita, jangankan benar, salah pun harus kita bela,” sambung Arief. Karena itu, ia menyatakan siap menghadapi siapa pun yang menurutnya mengganggu Bahlil.

“Jadi kalau saya ya, saya akan hadapi gitu, termasuk senior-senior ya, kalau dia ganggu ketua umum,” kuncinya.

Sumber: https://fajar.co.id/2026/01/04/arief-rosyid-pasang-badan-untuk-bahlil-jangankan-benar-salah-pun-harus-kita-bela/?page=all