{"id":931,"date":"2026-07-15T12:10:11","date_gmt":"2026-07-15T05:10:11","guid":{"rendered":"https:\/\/etiks.id\/?p=931"},"modified":"2026-07-15T12:10:11","modified_gmt":"2026-07-15T05:10:11","slug":"anggaran-pendidikan-tak-sampai-20-persen-purbaya-akui-ada-kendala","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/etiks.id\/?p=931","title":{"rendered":"Anggaran Pendidikan Tak Sampai 20 Persen, Purbaya Akui Ada Kendala"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jakarta,&nbsp;<strong>Beritasatu.com<\/strong>&nbsp;\u2013 Realisasi anggaran pendidikan pada 2025 hanya mencapai 19,1% dari total belanja negara, masih di bawah amanat konstitusi yang menetapkan minimal 20%. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan target tersebut belum tercapai.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut Purbaya, salah satu penyebabnya adalah ketidaksiapan unit atau kementerian yang menjalankan program pendidikan, sehingga sebagian anggaran tidak dapat dibelanjakan sesuai rencana.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cDalam pelaksanaan kadang ada kendala sana-sini kan. Bisa saja unit atau departemen yang menjalankan kebijakan (pendidikan) yang enggak siap,\u201d kata Purbaya saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Selasa (14\/7\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, pemerintah juga harus menghadapi lonjakan kebutuhan belanja pada sektor lain yang tidak diperkirakan sebelumnya. Salah satunya adalah anggaran penanganan dan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKadang-kadang begini, belanja sudah segini, tempat lain (pos anggaran lain) tiba-tiba naik. Ini kan 20% APBN (alokasi anggaran pendidikan) nih, tiba-tiba ada kejadian (bencana alam) Aceh misalnya, kan naik (pos anggaran bencana alam) sini. Ini naiknya (pos anggaran pendidikan) kan telat,\u201d ujar Purbaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ia menambahkan, pemerintah harus terlebih dahulu menyiapkan program pendidikan yang akan dibiayai sebelum anggaran dapat ditambah. Akibatnya, realisasi belanja pendidikan sering tertinggal dibandingkan kenaikan belanja pada sektor lain.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Purbaya belum mengungkapkan kementerian atau program pendidikan mana yang mengalami keterlambatan penyerapan anggaran. Namun, pemerintah berkomitmen memperbaiki pelaksanaan anggaran pendidikan pada tahun-tahun mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cMungkin ada yang terlambat (belanja anggaran pendidikan) di situ, tetapi ke depan akan kita bereskan itu,\u201d ujarnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk 2026, pemerintah menargetkan realisasi anggaran pendidikan dapat melampaui 20% dari total belanja negara. Tambahan anggaran akan difokuskan pada sejumlah program prioritas, seperti pembangunan sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, rehabilitasi sekolah, hingga penguatan program beasiswa LPDP.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">\u201cKalau kita lihat, kita bikin sekolah rakyat, sekolah terintegrasi, perbaikan sekolah dan lain-lain itu cukup besar. Nanti ada program yang lain lagi apa ya? Panel untuk sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, panel digital, itu cukup banyak biayanya,\u201d kata Purbaya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai informasi, Pasal 31 ayat (4) Undang-Undang Dasar 1945 mengamanatkan negara mengalokasikan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN dan APBD untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional. Ketentuan serupa juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2022.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Sumber:&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.beritasatu.com\/ekonomi\/3010791\/anggaran-pendidikan-tak-sampai-20-persen-purbaya-akui-ada-kendala\">https:\/\/www.beritasatu.com\/ekonomi\/3010791\/anggaran-pendidikan-tak-sampai-20-persen-purbaya-akui-ada-kendala<\/a><\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta,&nbsp;Beritasatu.com&nbsp;\u2013 Realisasi anggaran pendidikan pada 2025 hanya mencapai 19,1% dari total belanja negara, masih di bawah amanat konstitusi yang menetapkan minimal 20%. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan target tersebut belum tercapai. Menurut Purbaya, salah satu penyebabnya adalah ketidaksiapan unit atau kementerian yang menjalankan program pendidikan, sehingga sebagian anggaran tidak dapat<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":932,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[],"class_list":["post-931","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/931","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=931"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/931\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":933,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/931\/revisions\/933"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/932"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=931"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=931"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=931"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}