{"id":615,"date":"2025-11-25T18:07:45","date_gmt":"2025-11-25T11:07:45","guid":{"rendered":"https:\/\/etiks.id\/?p=615"},"modified":"2025-12-18T19:36:40","modified_gmt":"2025-12-18T12:36:40","slug":"euforia-karya-anak-bangsa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/etiks.id\/?p=615","title":{"rendered":"Euforia Karya Anak Bangsa"},"content":{"rendered":"\n<div class=\"wp-block-group is-layout-constrained wp-block-group-is-layout-constrained\">\n<p class=\"has-small-font-size wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-1 wp-block-paragraph\">Sebuah euforia berskala nasional beberapa minggu ini tiba-tiba muncul di berbagai media&nbsp;<em>mainstream<\/em>&nbsp;di tanah air. Kisahnya bermula dari sebuah desa di Jonggol, Jawa Barat, saat sekelompok warga Indonesia diberitakan menemukan sejenis cairan ajaib berbahan baku tetumbuhan bernama Bobibos. Dikisahkan Bobibos bisa menggantikan bahan bakar fosil seperti bensin dan solar.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-2 wp-block-paragraph\">Bukan hanya itu, cairan ini diklaim memiliki RON 98.1 yang berarti melebihi nilai oktan bensin kelas paling&nbsp;<em>top<\/em>,&nbsp;yakni Pertamax Turbo atau Shell V-Power Nitro+.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-3 wp-block-paragraph\">Bobibos diklaim ramah lingkungan, mampu menekan emisi hingga mendekati nol dan konsumsinya lebih irit dibanding dengan BBM lain yang ada di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-4 wp-block-paragraph\">Diberitakan pula bahwa&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.jawapos.com\/energi\/016789871\/bbm-nabati-bobibos-diklaim-punya-ron-mendekati-98-diprediksi-akan-dijual-dengan-harga-murah-banget\">bahan bakar ini telah memiliki paten dan lulus uji sertifikasi<\/a>&nbsp;dari Lemigas, meskipun&nbsp;<a href=\"https:\/\/bisnisjatim.id\/esdm-klarifikasi-bbm-bobibos-yang-viral-masih-dalam-proses-uji-laboratorium\/\">Lemigas membantah telah memberi sertifikat<\/a>, karena yang diajukan adalah uji laboratorium terbatas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-5 wp-block-paragraph\">Poin yang paling menarik dalam berbagai berita dan&nbsp;<em>podcast<\/em>&nbsp;adalah klaim biaya produksinya Rp. 7.000 per liter dan dijual dengan harga dibawah Rp. 10.000 per liter.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-6 wp-block-paragraph\">Sontak berita ini menyebar secepat kilat melalui media&nbsp;<em>mainstream<\/em>&nbsp;maupun berbagai&nbsp;<em>platform<\/em>&nbsp;medsos. Semua lapisan masyarakat menaruh harapan besar, mulai dari pengemudi ojol,&nbsp;<em>influencer<\/em>&nbsp;medsos, sejumlah anggota DPR, bahkan Gubernur Jawa Barat KDM pun menyambut antusias dan meng-<em>endorse<\/em>&nbsp;Bobibos.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-7 wp-block-paragraph\">Di sejumlah media online dan medsos sampai-sampai Bobibos digadang-gadang bakal membawa Indonesia kepada kedaulatan energi dan tidak perlu mengimpor BBM fosil lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-8 wp-block-paragraph\"><strong>Bobibos itu BBM hidrokarbon atau alkohol?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-9 wp-block-paragraph\">Sejauh ini belum ada formulasi atau spesifikasi teknis resmi yang transparan dari Bobibos. Dengan alasan rahasia bisnis dan&nbsp;<em>intellectual property<\/em>, maka informasi ilmiah belum pernah diungkapkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-10 wp-block-paragraph\">Satu-satunya informasi yang diumumkan adalah bahan utamanya berasal dari jerami, sedangkan bahan baku lain seperti komposisi enzim, katalisator dan aditif lain pun disamarkan dengan istilah \u201cserum\u201d, sebuah istilah yang tak lazim dipakai dalam industri migas dan biofuel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-11 wp-block-paragraph\">Bagaimana proses produksinya juga tidak dijelaskan, hanya dikatakan Bobibos diproduksi secara biokimia dalam lima tahap, menggunakan mesin buatan sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-12 wp-block-paragraph\">Misteri komposisi Bobibos yang nampak disengajakan oleh penggagasnya tak pelak mengundang pertanyaan apakah Bobibos merupakan BBM berbasis hidrokarbon ataukah alkohol.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-13 wp-block-paragraph\">Dalam beberapa kesempatan Bobibos disebut sebagai&nbsp;<em>biogasoline<\/em>. Istilah&nbsp;<em>biogasoline<\/em>&nbsp;secara ilmiah mengindikasikan Bobibos adalah bahan bakar hidrokarbon. Tapi benarkah demikian?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-14 wp-block-paragraph\">Jerami memang bisa diubah menjadi bensin yang benar-benar merupakan hidrokarbon,&nbsp;yakni&nbsp;senyawa yang tersusun dari karbon dan hidrogen.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-15 wp-block-paragraph\">Pada tahap awal jerami diperlakukan sebagai biomassa lignoselulosa.&nbsp;Proses selanjutnya adalah tahap deoksigenasi (membuang O dan menambah H) melalui beberapa opsi teknologi, antara lain:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-16 wp-block-paragraph\"><strong>Gasifikasi dan Fischer-Tropsch&nbsp;<\/strong>\u2192 saat ini teknologinya paling matang untuk skala besar, hasilnya 100% hidrokarbon&nbsp;<em>drop-in<\/em>&nbsp;(bisa langsung dicampur dengan bensin fosil).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-17 wp-block-paragraph\"><strong>Pirolisis Cepat dan hydrotreating<\/strong>&nbsp;\u2192 lebih murah investasinya, banyak dipakai di negara berkembang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-18 wp-block-paragraph\"><strong>Oligomerisasi Alcohol-to-Gasoline (ATG)<\/strong>&nbsp;\u2192 menghasilkan bensin sintetis yang memenuhi standar ASTM D4814 (spesifikasi bensin mobil).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-19 wp-block-paragraph\">Semua opsi di atas perlu investasi dan biaya proses tinggi yang hanya bernilai ekonomis bila skala produksinya tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-20 wp-block-paragraph\">Sebagai contoh proses pirolisis cepat mempunyai&nbsp;<a href=\"https:\/\/research-hub.nrel.gov\/en\/publications\/co-processing-catalytic-fast-pyrolysis-oil-in-an-fcc-reactor-arti\/#:~:text=A%20techno-economic%20analysis%20(TEA,40%E2%80%9358%20GGE\/t.\"><strong>Minimum Fuel Selling Price<\/strong>&nbsp;(MFSP)<\/a>&nbsp;per liter sebesar&nbsp;USD 1.8 hingga USD 2.1 jika diproduksi lebih rendah dari&nbsp;2000 ton per hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-21 wp-block-paragraph\">Bobibos dikatakan tidak mengandung campuran bahan bakar fosil atau aditif lainnya dan mempunyai RON 98.1.&nbsp;Bila Bobibos adalah BBM hidrokarbon, maka RON 98.1 hanya bisa dicapai melalui proses pirolisis cepat dengan katalisator yang mahal atau dengan proses oligomerisasi ATG yang perlu investasi dan biaya operasional tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-22 wp-block-paragraph\">Oleh karena itu klaim bahwa Bobibos biaya produksinya rendah perlu dikritisi, apalagi berdasarkan fakta skala produksinya yang rendah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-23 wp-block-paragraph\">Dugaan lain yang lebih sesuai fakta adalah Bobibos bukanlah hidrokarbon, melainkan alkohol, dalam hal ini etanol.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-24 wp-block-paragraph\">Ada fenomena menarik bila diamati dari pemberitaan Bobibos yang sepertinya menghindari kata kunci etanol. Mungkin ini disebabkan adanya stigma negatif etanol dari masyarakat gegara<a href=\"https:\/\/mediaindonesia.com\/otomotif\/825797\/pakar-jelaskan-soal-isu-pertalite-dicampur-etanol-sebabkan-motor-brebet\">&nbsp;kasus mesin sepeda motor yang \u201cberebet\u201d setelah diisi Pertalite<\/a>&nbsp;dan dicurigai mengandung etanol yang bisa mengikat air.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-25 wp-block-paragraph\">Kecurigaan yang salah tentu saja. Pertamina hanya menggunakan etanol E5 pada BBM Pertamax Green, namun sentimen konsumen terhadap etanol sudah terlanjur memburuk. Ditambah lagi kebijakan ESDM yang memaksa SPBU swasta membeli<em>&nbsp;base fuel<\/em>&nbsp;yang mengandung etanol dari Pertamina ditolak oleh Shell, membuat etanol semakin dibenci.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-26 wp-block-paragraph\">Mengubah jerami menjadi etanol (C\u2082H\u2085OH) dalam bentuk bioetanol selulosa adalah teknologi yang sudah diteliti sejak puluhan tahun lalu di seluruh dunia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-27 wp-block-paragraph\">Dalam konteks global, bioetanol dari biomassa bukanlah hal baru. Di sejumlah negara, termasuk Indonesia, sudah banyak pabrik yang berproduksi secara komersial.&nbsp;Di Brasil semenjak 1975 sudah ada program nasional \u201c<a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/History_of_ethanol_fuel_in_Brazil\">Pro-Alcool<\/a>\u201d yang menggalakkan penggunaan bioetanol.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-28 wp-block-paragraph\">Di Indonesia sendiri saat ini setidaknya&nbsp;<a href=\"https:\/\/katadata.co.id\/ekonomi-hijau\/energi-baru\/6678ed2c25dd1\/menilik-potensi-bioetanol-indonesia-ada-13-produsen-di-11-wilayah\">sudah ada 4 pabrik&nbsp;<em>fuel-grade<\/em>&nbsp;bioetanol<\/a>.&nbsp;Namun teknologi tersebut umumnya menghasilkan&nbsp;<strong>etanol anhidrat<\/strong>, bukan langsung menghasilkan BBM siap pakai yang sesuai standar industri otomotif dan regulasi migas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-29 wp-block-paragraph\">Bioetanol bila hendak dijadikan BBM dengan RON tinggi memerlukan proses lanjutan, tidak cukup hanya dengan fermentasi dan destilasi sederhana.&nbsp;Proses pemurnian etanol hingga menjadi etanol anhidrat memerlukan proses dehidrasi dengan&nbsp;<em>molecular sieve&nbsp;<\/em>dan&nbsp;<em>membrane drying<\/em>&nbsp;yang biaya investasi peralatan dan operasionalnya mahal.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-30 wp-block-paragraph\"><strong>Klaim vs Fakta Industri<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-31 wp-block-paragraph\">Ikhlas Thamrin menyebutkan diperlukan bahan baku jerami 9 ton untuk memproduksi Bobibos sebanyak 3.000 liter, atau 333 liter per ton jerami.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-32 wp-block-paragraph\">Data dari perusahaan bioetanol asal Swiss&nbsp;<a href=\"https:\/\/cen.acs.org\/business\/agriculture\/Clariant-bets-big-cellulosic-ethanol\/96\/i39\">Clariant memerlukan 250.000 ton jerami untuk produksi etanol sebanyak 50.000 ton<\/a>&nbsp;atau setara 62 juta liter etanol. Artinya pabrik etanol&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.clariant.com\/en\/Corporate\">Clariant&nbsp;<\/a>yang berskala besar dan sangat canggih saja hanya dapat menghasilkan 248 liter per ton jerami, masih kalah dengan Bobibos.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-33 wp-block-paragraph\">Hampir mustahil Bobibos yang dibuat di Jonggol sebagai industri rumahan dengan kapasitas produksi 300 liter per hari mengalahkan tingkat efisiensi Clariant yang mempunyai skala produksi 147.000 liter per hari.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-34 wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.pojoksatu.id\/nasional\/1086797763\/bobibos-bahan-bakar-ron-98-karya-anak-muda-indonesia-murah-ramah-lingkungan-tapi-kapan-bisa-dirasakan-rakyat?page=2\">Biaya produksi Rp. 7.000&nbsp;<\/a>per liter&nbsp;juga patut dipertanyakan karena harga jerami kering saja bisa mencapai Rp. 1.500 per kg, artinya biaya bahan baku saja sudah melebihi setengah total biaya produksi, yakni Rp. 4.500 per liter, itupun dengan asumsi pembelian dalam jumlah besar dan tidak menghitung biaya transportasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-35 wp-block-paragraph\">Belum lagi ditambah biaya produksi semenjak dari&nbsp;<em>pre-treatment<\/em>, fermentasi, destilasi dan dehidrasi.&nbsp;Biaya paling mahal ada pada proses pre-treatment dan dehidrasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-36 wp-block-paragraph\">Jika ditambah dengan biaya material pendukung, CapEx, OpEx, biaya distribusi, margin keuntungan dan pajak maka mustahil Bobibos bisa dijual dengan harga di bawah Pertalite.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-37 wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.threads.com\/@pakarits\/post\/DQ-vT0Xidpr\">Di media sosial<\/a>&nbsp;bahkan beredar narasi bahwa Bobibos dijual dengan harga Rp. 4.000.&nbsp;Dari sini sulit disimpulkan bahwa kandungan Bobibos adalah etanol anhidrat yang mempunyai tingkat kemurnian tinggi karena biaya produksinya tidak sesuai dengan fakta industri.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-38 wp-block-paragraph\"><strong>Dugaan yang lebih realistis<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-39 wp-block-paragraph\">Bila ditinjau dari klaim harga dan RON 98.1 maka hampir tidak mungkin Bobibos merupakan BBM hidrokarbon murni. Lebih besar kemungkinannya Bobibos adalah BBM bioetanol.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-40 wp-block-paragraph\">Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Bobibos merupakan bioetanol berkualitas&nbsp;<em>fuel-grade<\/em>? Sepertinya Bobibos bukan bioetanol berkualitas&nbsp;<em>fuel-grade&nbsp;<\/em>karena RON nya 98.1, dibawah&nbsp;RON 108-112 yang merupakan standar dari etanol berkualitas&nbsp;<em>fuel grade<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-41 wp-block-paragraph\">Nilai RON 98.1 memunculkan dugaan komposisi&nbsp;<strong>Bobibos adalah bioetanol dengan kadar air yang masih tinggi<\/strong>, yakni dengan kemurnian antara 92-93 %, alias bioetanol yang kualitasnya lebih rendah dari standard industri&nbsp;<em>fuel-grade ethanol.&nbsp;<\/em>Menurut SNI 7390-2019 kemurnian minimal bioetanol anhidrat adalah 99.6 %<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-42 wp-block-paragraph\"><strong>Rekam Jejak Penemuan Penggagas Bobibos<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-43 wp-block-paragraph\">Tokoh sentral yang dikenal oleh publik sebagai penemu Bobibos adalah M. Ikhlas Thamrin seorang&nbsp;<a href=\"https:\/\/pddikti.kemdiktisaintek.go.id\/detail-mahasiswa\/Hn9f_XXn9M0qwVPhjW3WW6ASCEuH249pSFVVd9XMPUeYOf6hYgYhdeGhwIZnXS4UxDqj2Q==\">alumnus Fakultas Hukum UNS<\/a>. Sosoknya adalah seorang anak muda yang mempunyai berbagai macam inisiatif yang tidak berkaitan dengan disiplin ilmu hukum.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-44 wp-block-paragraph\">Pada tahun 2015 dia \u201cmenemukan\u201d&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/nidaahan\/624666215a74dc56a3269232\/inovasi-baru-menghidupkan-kompor-menggunakan-pulsa?page=all#goog_rewarded\">kompor pulsa dan motor pulsa Freeneg<\/a>. Penemuannya ini diklaim sudah dipatenkan ke ICTT dan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.tiktok.com\/@dutaomindindonesia\/video\/7150226449700621594\">PBB<\/a>. Kompor Pulsa Freeneg yang diklaim sebagai kompor pulsa pertama di dunia karya anak bangsa yang menjadi pengganti tabung gas dengan cukup membeli pulsa token di Koperasi Duta&nbsp;<a href=\"https:\/\/omindtech.id\/\">Omind<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-45 wp-block-paragraph\">Kompor ini dapat menyala dengan pulsa, dan tidak tergantung dengan listrik PLN.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"770\" height=\"433\" src=\"https:\/\/etiks.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-620\" srcset=\"https:\/\/etiks.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image.png 770w, https:\/\/etiks.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image-300x169.png 300w, https:\/\/etiks.id\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/image-768x432.png 768w\" sizes=\"(max-width: 770px) 100vw, 770px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-46 wp-block-paragraph\"><em>Kompor pulsa merk Freeneg hasil penemuan Ikhlas Thamrin<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-47 wp-block-paragraph\">Menurut klaimnya lagi, motor listrik pulsa adalah teknologi yang memungkinkan pengguna menyalakan perangkat&nbsp;<strong>hanya dengan mengisi pulsa token<\/strong>, tanpa memerlukan stasiun pengisian listrik umum. Dua produk ini launching pada tanggal 17 Agustus tahun 2022, konon<a href=\"https:\/\/www.kompasiana.com\/nidaahan\/624666215a74dc56a3269232\/inovasi-baru-menghidupkan-kompor-menggunakan-pulsa?l=c\">&nbsp;sebagai hadiah dari anak bangsa<\/a>, yaitu bentuk kecintaan mereka terhadap negerinya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-48 wp-block-paragraph\">Ada juga penemuan&nbsp;karya anak bangsa lain yaitu&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=va50mln4yNw\">mesin air minum udara Freeneg<\/a>&nbsp;yang ternyata adalah rebranding produk&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=9XNhVycgC8o\">Kusatsu KP50S<\/a>.&nbsp;Produk penemuan lainnya adalah&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/watch?v=p2ZB1YqlEQc\">Talis&nbsp;<\/a>yang diklaim sebagai tabung listrik pertama di dunia karya Indonesia sebagai solusi atas krisis energi listrik, padahal produk ini sebenarnya adalah AC Power Bank biasa.&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.youtube.com\/shorts\/MCYdHWoIhrc\">Mardigu Wowiek<\/a>&nbsp;turut mempromosikan produk ini dengan klaim bombastis.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-49 wp-block-paragraph\">Belum selesai dengan Bobibos, Ikhlas Thamrin menjanjikan penemuan spektakuler lainnya, yaitu \u201cserum battery\u201d yang akan membuat&nbsp;<a href=\"https:\/\/glitik.com\/revolusi-energi-nasional-muhammad-ikhlas-thamrin-siapkan-mobil-listrik-yang-tak-perlu-diisi-daya\">mobil listrik tidak perlu di-charge<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-50 wp-block-paragraph\"><strong>Tanggapan Publik<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-51 wp-block-paragraph\">Respons publik mayoritas menganggap Bobibos sebagai penemuan baru yang spektakuler, heroik, karya anak bangsa yang inovatif, jenius dan nasionalis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-52 wp-block-paragraph\">Tak lama kemudian setelah riuh kampanye Bobibos dalam pemberitaan dan media sosial, muncullah narasi bahwa Bobibos akan dihadang oleh elit global, oligarki, dan mafia migas. Dengan serta merta Pemerintah dicap bakal menghambat Bobibos karena pejabat pemerintah yang korup&nbsp;<em>gak<\/em>&nbsp;akan mendapat cuan, orang pintar&nbsp;<em>gak<\/em>&nbsp;dihargai di negeri sendiri, Pertamina akan bangkrut dan lain sebagainya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-53 wp-block-paragraph\">Sebagian netizen yang mengkritiknya ada yang di<em>bully<\/em>, dihujat, dan ditanyai sudah punya prestasi apa sampai berani mengkritik Bobibos.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-54 wp-block-paragraph\">Sebagian besar masyarakat awam menyanjungnya dan mempercayai semua klaim seakan Bobibos adalah mukjizat teknologi, meskipun sebagian lagi ada yang skeptis, sebab pemberitaan bombastis tentang Bobibos terdengar&nbsp;<em>too good to be true<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-55 wp-block-paragraph\"><strong>Prank penemuan dengan branding \u201ckarya anak bangsa\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-56 wp-block-paragraph\">Bobibos adalah produk yang nyata dan sudah diperagakan penggunaannya dalam beberapa konferensi pers. Namun sebaiknya kita tetap skeptis secara positif dan belajar pada rekam jejak kejujuran ilmiah penggagasnya dalam &#8220;penemuan-penemuan&#8221; spektakuler sebelumnya, juga kasus-kasus lama mengenai produk dengan branding penemuan \u201ckarya anak bangsa\u201d, agar tidak mudah mempercayai klaim-klaim berlebihan yang dibuat tanpa bukti yang valid.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-57\"><strong><em>Kasus Blue Energy<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-58 wp-block-paragraph\">Kasus ini berpusat pada Djoko Suprapto yang mengklaim menciptakan teknologi bahan bakar baru bernama \u201cBlue Energy\u201d sekitar tahun 2006\u20132008.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-59 wp-block-paragraph\">Ia menyatakan bahwa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-60\">Blue Energy dibuat dari air,<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-61\">dapat menjadi bahan bakar alternatif beroktan tinggi,<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-62\">murah, ramah lingkungan,<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-63\">bisa membuat Indonesia bebas dari BBM fosil.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-64 wp-block-paragraph\">Klaimnya tidak disertai bukti ilmiah, tidak pernah diuji oleh lembaga independen, dan terdengar seperti&nbsp;<em>overclaim pseudo-science<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-65 wp-block-paragraph\">Pada tahun 2008, penemu Blue Energy diundang ke Istana Negara dan melakukan demo teknologi di depan Presiden SBY serta beberapa menteri dan mendapat bantuan Rp. 10 miliar dari Presiden SBY. Temuan Joko ini bahkan sudah dipamerkan dalam ekspedisi Jakarta-Bali menjelang United Nation Framework Conference on Climate Change (<a href=\"https:\/\/www.binadarma.ac.id\/2011\/01\/06\/bahan-bakar-berbahan-dasar-air-dipamerkan-dalam-konferensi-pbb\">UNFCCC<\/a>) Desember 2007 di Bali.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-66 wp-block-paragraph\">Pada tanggal 22 Januari 2009, Djoko Suprapto divonis 3,5 tahun penjara karena penipuan blue energy.&nbsp;Kasus ini sebenarnya memalukan bangsa Indonesia karena seorang Presiden sampai bisa kena&nbsp;<em>prank<\/em>&nbsp;dari sebuah&nbsp;<em>pseudo-science<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-67\"><strong><em>Kasus Nikuba<\/em><\/strong><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-68 wp-block-paragraph\">Nikuba (singkatan dari Niku Banyu) adalah alat yang diklaim bisa mengubah air menjadi bahan bakar untuk sepeda motor atau mobil. Alat ini diciptakan oleh seorang pria tamatan SMP asal Cirebon bernama Aryanto Misel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-69 wp-block-paragraph\">Melalui media sosialnya ia menyebut bahwa satu tetes air rata-rata bisa untuk menjalankan sepeda motor sejauh 45-50 kilometer.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-70 wp-block-paragraph\">Ia mengklaim bahwa:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-71\">Alatnya membuat kendaraan hemat 90\u2013100% BBM.<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-72\">Mengubah air menjadi hidrogen murni sebagai pengganti BBM, dengan efisiensi 100% (hanya butuh air dan sedikit listrik awal dari aki).<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-73\">Harga terjangkau: Satu unit Nikuba dibanderol Rp 4,5 juta, dan bisa dipasang pada motor atau mobil.<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-74\">Teknologi ini diminati aparat sampai TNI.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-75 wp-block-paragraph\">Klaim ini membuat publik penasaran dan kemudian berkembang menjadi viral.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-76 wp-block-paragraph\">BRIN menyatakan bahwa konsep Nikuba yang diajukan Aryanto tidak benar-benar menghasilkan hidrogen murni seperti klaim \u201cbahan bakar dari air\u201d, melainkan lebih mirip generator HHO \/ \u201cgas Brown\u201d. Klaimnya tidak sesuai hukum fisika, Nikuba mengaku \u201cmembelah molekul air menjadi hidrogen tanpa listrik besar\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-77 wp-block-paragraph\">Padahal faktanya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-78\">Elektrolisis air memerlukan energi besar.<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-79\">Tidak ada cara \u201cmurah\u201d atau \u201cajaib\u201d yang bisa mengganti BBM tanpa input energi setara.<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-80\">Prinsip \u201cenergi gratis\u201d bertentangan dengan konservasi energi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-81 wp-block-paragraph\"><strong>Peran media dalam pemberitaan inovasi sains-teknologi dalam negeri<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-82 wp-block-paragraph\">Dapat dikatakan seluruh media&nbsp;<em>mainstream<\/em>&nbsp;memberitakan Bobibos dengan citra yang nyaris sempurna tanpa cacat.&nbsp;Media kebanyakan lalai melakukan riset mendalam terkait basis sains dan latar belakang ilmuwan atau penemu terkait.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-83 wp-block-paragraph\">Media lebih sering memanfaatkan bias publik terhadap narasi \u201cmukjizat teknologi\u201d seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-84\">\u201cpenemuan baru yang disembunyikan\u201d,<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-85\">\u201csolusi murah untuk masalah besar\u201d,<\/li>\n\n\n\n<li class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-86\">\u201cinovasi lokal yang diabaikan\u201d.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-87 wp-block-paragraph\">Prakarsa Bobibos yang memproduksi BBM alternatif dengan jerami adalah tindakan yang positif dan tentunya layak didukung. Namun kampanye yang bombastis dan cenderung<em>&nbsp;misleading<\/em>&nbsp;dan mengakibatkan publik salah persepsi, mudah percaya begitu saja atas semua klaim yang disampaikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-88 wp-block-paragraph\">Media kita kerap memperlakukan hal-hal&nbsp;terkait sains, terutama yang datangnya dari dalam negeri, sebagai sesuatu yang otomatis layak dibuat bombastis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-89 wp-block-paragraph\">Belajar dari sejarah kehebohan penemuan di Indonesia yang selalu menggunakan label \u201chasil karya anak bangsa\u201d, sebaiknya pers ikut mendidik masyarakat awam agar tidak mudah percaya pada&nbsp;<em>prank penemuan teknologi<\/em>, atau dalam beberapa kasus menjadi korban penipuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-90 wp-block-paragraph\">Media hendaknya tidak ikut menyebarkan klaim teknologi yang belum teruji, menggunakan momen viral untuk mendorong&nbsp;<strong>edukasi sains<\/strong>, mengarahkan publik pada informasi kredibel, mendukung riset sungguhan, bukan klaim sensasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-91 wp-block-paragraph\">Harapan lainnya, agar masyarakat tidak termakan isu-isu&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.dw.com\/id\/penting-untuk-menakar-komunikasi-sains-di-indonesia\/a-42909915\">hoax seputar inovasi sains di negeri sendiri.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-92 wp-block-paragraph\">Sekali lagi hendaknya prakarsa masyarakat membuat bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, terbarukan dan ekonomis mendapatkan apresiasi yang layak oleh semua&nbsp;<em>stake holder<\/em>&nbsp;masalah energi di Indonesia.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-93 wp-block-paragraph\">Namun di sisi lain hendaknya media, ilmuwan dan pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah&nbsp;<em>kegocek<\/em>&nbsp;oleh euforia dan branding &#8220;karya anak bangsa&#8221;, kemudian menjadi korban pembodohan atau bahkan penipuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-link-color wp-elements-94 wp-block-paragraph\"><em><strong>Noor Hilmi<\/strong>, pemerhati teknologi, alumni ITB&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebuah euforia berskala nasional beberapa minggu ini tiba-tiba muncul di berbagai media&nbsp;mainstream&nbsp;di tanah air. Kisahnya bermula dari sebuah desa di Jonggol, Jawa Barat, saat sekelompok warga Indonesia diberitakan menemukan sejenis cairan ajaib berbahan baku tetumbuhan bernama Bobibos. Dikisahkan Bobibos bisa menggantikan bahan bakar fosil seperti bensin dan solar. Bukan hanya itu, cairan ini diklaim memiliki<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":616,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-615","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-opini"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/615","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=615"}],"version-history":[{"count":12,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/615\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":630,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/615\/revisions\/630"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=615"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=615"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/etiks.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=615"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}